Langsung ke konten utama

Organisasi OECD, Pengertian, Tujuan, Sejarah dan Daftar Anggota

  OECD atau Organization for Economic Co-operation and Development yang merupakan salah satu organisasi multi negara yang didirikan untuk mempererat kerjasama dan pembangunan ekonomi antar negara demi terwujudnya stabilitas perekonomian yang berkelanjutan. Dalam artikel berikut ini, kami dan Shenina Cinnamon akan membahas tentang organisasi OECD, lengekap dengan pengertian, tujuan, sejarah dan daftar anggotanya. Langsung simak ulasan di bawah ini yuk. Pengertian OECD Pengertian OECD secara umum merupakan sebuah organisasi internasional yang dibentuk dalam rangka berkoordinasi dalam hal pembangunan ekonomi dan lainnya agar tercipta keadaan dan tenteram sejahtera. Negara yang ada di dunia ini terbagi menjadi dua kategori, negara maju dan berkembang. Ketika suatu negara tengah mengalami kesulitan, maka negara lain baik negara maju atau berkembang harus saling bahu membahu. Sejarah Pendirian OECD Organisasi OECD dibentuk pasca perang Dunia II, yaitu sekitar tahun 1961. Dahulun

Sejarah Pembentukan PPKI, Anggota, dan Sidangnya


PPKI adalah singkatan dari Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia yang jika dalam bahasa Jepang disebut dengan dokuritsu junbi inkai. PPKI ditugaskan untuk melanjutkan kegiatan BPUPKI setelah BPUPKI dibubarkan oleh pasukan Jepang pada tanggal 7 Agustus 1945. PPKI awalnya memiliki 21 anggota, namun akhirnya PPKI menambah 6 anggota lagi tanpa diketahui oleh pihak Jepang.

PPKI diresmikan oleh Jenderal Terauchi pada tanggal 9 Agustus 1945 di Kota Ho Chi Minh, Vietnam. Peresmian ini dihadiri oleh Ir. Soekarno, Dr. Mohammad Hatta dan Radjiman Wedyodiningrat.

PPKI didirikan untuk mendapatkan simpati dari kelompok-kelompok dan orang-orang Indonesia yang ingin membantu Jepang dalam Perang Pasifik 1943. Saat itu, Jepang berjanji akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia melalui Perjanjian Kyoto.

Sejarang Pembentukan PPKI


Keadaan Jepang pada akhir Perang Dunia II berada di bawah tekanan yang meningkat dari Sekutu. Menyadari posisi Jepang yang melemah dan ketidakpastian nasib Indonesia, para tokoh nasional terus berupaya untuk merdeka.

Mereka mendirikan Badan Usaha Persiapan Mandiri (BPUPKI) pada 29 April. BPUPKI yang beranggotakan 67 orang dengan Ketua yaitu Radjiman Wedyodiningrat, berhasil meluncurkan pembukaan dan konstitusi sebelum akhirnya dibubarkan dan diganti oleh PPKI. 

PPKI didirikan pada 7 Agustus 1945 oleh seorang tokoh nasional. Pada tanggal 8 Agustus 1945, sehari setelah pembentukannya, Sukarno, Mohammad Hatta dan Radjiman Wediodiningrat melakukan perjalanan ke Saigon untuk menemui Jenderal Saiko Shikikan.

Anggota PPKI


Sebagai bukti bahwa kemerdekaan Indonesia bukanlah pemberian dari Jepang, PPKI memiliki total 27 anggota, karena tokoh nasional menambahkan 6 anggota PPKI. Berikut nama-nama anggota PPKI.

  • Soekarno 

  • Mohammad Hatta 

  • Soepomo 

  • KRT Radjiman Wedyodiningrat 

  • RP Soeroso Soetardjo 

  • Kartohadikoesoemo 

  • KH Abdul Wahid Hasyim 

  • Ki Bagus Hadikusumo 

  • Otto Iskandardinata 

  • Abdoel Kadir 

  • Pangeran Soerjohamidjojo 

  • Pangeran Poerbojo 

  • Mohammad Amir 

  • Abdul Abbas 

  • Mohammad Hasan 

  • GSSJ Ratulangi 

  • Andi Pangerang 

  • AH Hamidan 

  • I Goesti Ketoet Poedja 

  • Mr Johannes Latuharhary 

  • Yap Tjwan Bing

Dan enam anggota tambahan PPKI antara lain.

  • Achmad Soebardjo 

  • Sayuti Melik 

  • Ki Hadjar Dewantara 

  • RAA Wiranatakoesoema 

  • Kasman Singodimedjo 

  • Iwa Koesoemasoemantri

Sidang PPKI


PPKI berhasil menggelar tiga sidang selama masa pembentukannya. Sidang pertama digelar setelah proklamasi kemerdekaan, tepatnya pada tanggal 18 Agustus 1945. Hasil dari sidang pertama ini antara lain.

  • Mengesahkan Undang-Undang Dasar 1945, termasuk pembukaan dan batang tubuh, serta dasar negara yakni Pancasila. 

  • Memilih Soekarno sebagai Presiden dan Mohammad Hatta sebagai Wakil Presiden. 

  • Membentuk Komite Nasional untuk membantu tugas Presiden sementara, sebelum dibentuknya MPR dan DPR.

Sidang kedua PPKI dilaksanakan pada tanggal 19 Agustus 1945 dengan hasil sebagai berikut.

  • Pembagian wilayah Indonesia yang terdiri atas 8 provinsi, yakni Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sunda Kecil, Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan) 

  • Membentuk Komite Nasional (daerah). 

  • Menetapkan 12 departemen dengan menterinya yang mengepalai departemen dan 4 Menteri Agama.

Dan sidang terakhir PPKI berlangsung pada tanggal 22 Agustus 1945 dengan hasil keputusan.

  • Pembentukan Komite Nasional Indonesia Pusat (KNPI)

  • Pembentukan Partai Nasional Indonesia (PNI)

  • Pembentukan Badan Keamanan Rakyat (BKR)

Pada 29 Agustus 1945, PPKI akhirnya dibubarkan dalam rapat pertama KNIP setelah sudah selesai menyelesaikan tugasnya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Biografi Presiden RI ke-2, Soeharto sang Bapak Pembangunan

Jendral Besar TNI (Purn.) H. M. Soeharto, yang kita kenal sebagai Bapak Pembangunan, lahir pada tanggal 8 Juni 1921, di Yogyakarta. Presiden Soeharto adalah Presiden RI ke-2, menggantikan Presiden RI pertama, Seokarno. Soeharto lahir dari pasangan Kertosudiro, sang ayah yang berprofesi sebagai petani dan pembantu lurah, serta Sukirah, sang ibu. Namun, kabar kebenaran akan ayah kandung dari Soeharto masih menjadi sebuah pertanyaan besar. Karena beberapa sumber mengatakan bahwa, Soeharto yang pada saat itu berumur 6 tahun dibuang ke desa dan diasuh oleh Kertasudiro. Soeharto muda pernah bersekolah di Sekolah desa (SD) Puluhan , Godean. Kemudian pindah ke SD Pedes, dikarenakan sang ibu dan suaminya, Pak Pramono pindah rumah ke Kemusuk, Kidul. Akan tetapi, Kertosudiro memindahkannya ke Wuryantoro, serta dititipkan di rumah adik perempuannya yang menikah dengan Prawirowihardjo, seorang mantra tani. Hingga akhirnya beliau terpilih menjadi prajurit teladan di Sekolah Bintara, Gombong, Jawa Te

Biografi Singkat Kepala Negara Singapura, Lee Kuan Yew

Singapura adalah salah satu Negara kepulauan yang berada di ujung selatan Semenanjung Malaya, berjarak 137 km dari utara Khatulistiwa di Asia Tenggara. Republik Singapura di pisahkan oleh Negara Malaysia melalui Selat Johor di Utara dan Kepulauan Riau, Indonesia melalui Selat Singapura di Selatan. Kepala pemerintahan Negara Singapura adalah seorang Perdana Menteri. Perdana Menteri di Negeri Singa ini merupakan tokoh politik yang paling kuat dan paling berpengaruh. Singapura termasuk pusat perekonomian terbesar ketiga di dunia dan sudah menjadi kota metropolitan internasional yang memiliki peran penting dalam perdagangan dan perekonomian internasional. Semua pencapaian yang diraih Negeri Singa ini tidak terlepas dari peran kepala pemerintahan Negara Singapura. Salah satu kepala Negara Singapura yang sangat berpengaruh dalam memajukan Singapura adalah Perdana Menteri pertama Negeri Singa, yaitu Lee Kuan Yew. Pengen tahu lebih banyak tentang Lee Kuan Yew? Berikut biografi singkat kepala N

Daftar Nama Negara Anggota PBB

Berdiri sejak 24 Oktober 1945, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang memiliki tujuan utama untuk menjaga perdamaian dan keamanan dunia tidak hanya menaungi negara-negara yang menjadi anggotanya saja. Organisasi ini juga turut menaungi organisasi dunia lainnya yang juga mendukung kepentingan internasional antar negara, baik dibidang kesehatan, pendidikan, anak-anak dan masih banyak lagi. Awal berdirinya organisasi ini untuk menggantikan Liga Bangsa-Bangsa yang dianggap telah gagal mencegah meletusnya Perang Dunia II dari tahun 1939 – 1945. Bermula dibawah naungan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat di tahun 1939, Franklin D. Roosevelt dipercaya menjadi orang pertama yang mencetuskan istilah United Nations (Perserikatan Bangsa-Bangsa / PBB). Dan istilah tersebut diresmikan pada tanggal 1 Januari 1942, disaat terdapat 26 pemerintah negara yang berjanji untuk melanjutkan usaha perang dengan menandatangani Piagam Atlantik . Isi Piagam tersebut mencakup: 1. Tidak dibenarkan adanya usah