Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2022

Organisasi OECD, Pengertian, Tujuan, Sejarah dan Daftar Anggota

  OECD atau Organization for Economic Co-operation and Development yang merupakan salah satu organisasi multi negara yang didirikan untuk mempererat kerjasama dan pembangunan ekonomi antar negara demi terwujudnya stabilitas perekonomian yang berkelanjutan. Dalam artikel berikut ini, kami dan Shenina Cinnamon akan membahas tentang organisasi OECD, lengekap dengan pengertian, tujuan, sejarah dan daftar anggotanya. Langsung simak ulasan di bawah ini yuk. Pengertian OECD Pengertian OECD secara umum merupakan sebuah organisasi internasional yang dibentuk dalam rangka berkoordinasi dalam hal pembangunan ekonomi dan lainnya agar tercipta keadaan dan tenteram sejahtera. Negara yang ada di dunia ini terbagi menjadi dua kategori, negara maju dan berkembang. Ketika suatu negara tengah mengalami kesulitan, maka negara lain baik negara maju atau berkembang harus saling bahu membahu. Sejarah Pendirian OECD Organisasi OECD dibentuk pasca perang Dunia II, yaitu sekitar tahun 1961. Dahulun

Daftar Warisan Budaya Asli Indonesia yang Diakui UNESCO

United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) atau dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa merupakan salah satu anggota dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Organisasi ini didirikan pada tahun 1945 yang memiliki tujuan mulia, yaitu mendukung perdamaian dan keamanan dengan mempromosikan kerja sama antar negara melalui pendidikan, ilmu pengetahuan, dan budaya dalam rangka meningkatkan rasa saling menghormati yang berlandaskan kepada keadilan, peraturan hukum, HAM, dan kebebasan hakiki. UNESCO sendiri telah memiliki 191 negara anggota, yang diantaranya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sesuai dengan tujuan utamanya, organisasi internasional yang juga bergerak dibidang kebudayaan. Yang artinya memiliki peran penting dalam mengakui warisan kebudayaan sebuah negara. Warisan budaya merupakan segala sesuatu baik benda maupun tak benda yang sudah dilestarikan sejak dulu dari genera

Sejarah Pembentukan PPKI, Anggota, dan Sidangnya

PPKI adalah singkatan dari Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia yang jika dalam bahasa Jepang disebut dengan dokuritsu junbi inkai . PPKI ditugaskan untuk melanjutkan kegiatan BPUPKI setelah BPUPKI dibubarkan oleh pasukan Jepang pada tanggal 7 Agustus 1945. PPKI awalnya memiliki 21 anggota, namun akhirnya PPKI menambah 6 anggota lagi tanpa diketahui oleh pihak Jepang. PPKI diresmikan oleh Jenderal Terauchi pada tanggal 9 Agustus 1945 di Kota Ho Chi Minh, Vietnam. Peresmian ini dihadiri oleh Ir. Soekarno, Dr. Mohammad Hatta dan Radjiman Wedyodiningrat. PPKI didirikan untuk mendapatkan simpati dari kelompok-kelompok dan orang-orang Indonesia yang ingin membantu Jepang dalam Perang Pasifik 1943. Saat itu, Jepang berjanji akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia melalui Perjanjian Kyoto. Sejarang Pembentukan PPKI Keadaan Jepang pada akhir Perang Dunia II berada di bawah tekanan yang meningkat dari Sekutu. Menyadari posisi Jepang yang melemah dan ketidakpastian nasib Indonesia, para

Isi dan Sejarah Piagam Jakarta

Pancasila yang selama ini dijadikan sebagai ideologi dan dasar negara Indonesia, sebagaimana kita ketahui yang terdiri dari 5 sila dibuat oleh Ir. Soekarno di depan anggota BPUPKI pada tanggal 1 Juni 1945. Namun, pada pertengahan 1945, tokoh-tokoh nasional seperti Moh Yamin, Soepomo, dan Sukarno menyusun dasar negara versi masing-masing yang akhirnya sepakat untuk merumuskan apa yang dikenal sebagai Piagam Jakarta. Namun dalam perkembangannya, Piagam Jakarta sudah tidak digunakan lagi karena menimbulkan kontroversi bersejarah hingga hari ini. Pengertian Piagam Jakarta Piagam Jakarta adalah hasil rapat bersama antara pihak Islam dan pihak nasionalis yang dibentuk di dalam BPUPKI atau dan merupakan dokumen yang sangat bersejarah. Ini menjembatani perbedaan antara agama dan negara yang ada. Piagam Jakarta disebut juga Jakarta charter karena merupakan piagam atau naskah yang dibuat pada tanggal 22 Juni 1945 oleh panitia sembilan atau sembilan tokoh Indonesia. Sebuah komite sembilan dibentu

The World Bank: Sejarah, Tujuan, Fungsi, Anggota, Presiden Bank Dunia

Di dunia ini terdapat satu lembaga yang menyediakan pinjaman kepada negara berkembang berupa program pemberian modal. Lembaga tersebut ialah The World Bank (dalam baha Indonesia: Bank Dunia). Bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Bank Dunia memberi dukungan berupa berbagai upaya Indonesia untuk mengurangi dampak perubahan maupun beradaptasi terhadap iklim dalam rangka menjalankan suatu aksi iklim yang berdampak di sektor-sektor seperti tata guna lahan, kelautan, dan energi, serta dengan menggerakkan keuangan untuk iklim (climate financing). Bank Dunia ini memang sangat membantu negara-negara yang membutuhkan. Nah, untuk mengenal lebih jauh organisasi bertaraf internasional yang satu ini, yuk simak sejarah, tujuan, fungsi, anggota, dan daftar presiden bank dunia berikut ini. Sejarah The World Bank Berdirinya The World Bank berdasarkan perjanjian Internasional yang diadakan oleh sebuah konferensi pada tanggal 1-22 Juli 1944 di kota Bretton Woods. Sehingga lemabaga ini resmi d

Tugas dan Kebijakan International Maritime Organization (IMO)

International Maritime Organization (IMO) atau Organisasi Maritim Internasional adalah badan khusus dari Perserikatan Bangsa-Bangsa yang bertanggung jawab atas langkah dan keputusan untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan pelayaran internasional dan mencegah pencemaran laut oleh kapal. Lebih khusus lagi, IMO adalah badan penetapan standar global untuk kinerja keselamatan dan lingkungan pelayaran internasional. Tujuan dari Organisasi Maritim Internasional tersebut terangkum dalam slogan, “Safe, secure, and efficient shipping on clean oceans” yang jika diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia dapat berarti “Pelayaran yang selamat, aman, dan lautan yang efisien dan bersih”. IMO menetapkan kerangka peraturan yang adil, efektif, diadopsi secara universal dan ditegakkan secara universal untuk industri pelayaran. IMO bertanggung jawab untuk menetapkan kebijakan untuk pelayaran internasional. Memastikan perusahaan pelayaran memperhatikan keselamatan, keamanan dan lingkungan, mendorong inovas

Gerakan Non – Blok: Sejarah, Tujuan, dan Negara Anggota

Sudah banyak sekali organisasi dan gerakan-gerakan bertaraf internasional yang diikuti Indonesia, seperti Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), ASEAN, UNICEF dan masih banyak lagi. Dan tak sedikit yang langsung dipelopori oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kali ini sobat bloger akan berbagi informasi seputar sebuah gerakan yang menjamin kemerdekaan sebuah negara. Gerakan yang dimaksud adalag Gerakan Non – Blok. Berikut sejarah berdiri, tujuan dan negara anggota organisasi ini. Sejarah Berdiri Gerakan Non – Blok Non-Aligned Movement/NAM (dalam bahasa Indonesia: Gerakan Non – Blok) merupakan suatu organisasi internasional yang terdiri lebih dari 100 negara-negara yang menganggap dirinya tidak beraliansi dengan kekuatan besar apapun. Latar belakang dibentuknya Gerakan Non Blok yakni terselenggarakannya Konferensi Asia – Afrika (KAA) di Bandung tahun 1955. KAA berlangsung pada 18 – 24 April 1955 dan dihadiri 29 kepala negara dan pemerintahaan di Benua Asia dan Afrika yang baru me

Isi Deklarasi Konferensi Asia – Afrika (KAA)

Konferensi Asia – Afrika adalah  sebuah konferensi antara negara-negara Asia dan Afrika, yang kebanyakan baru saja memperoleh kemerdekaan. Pertemuan pertama yang berlangsung antara 18 – 24 April 1955 di Gedung Merdeka, Bandung, Indonesia , dipelopori oleh Indonesia, Myanmar, Sri Lanka, India dan Pakistan. Pertemuan yang berlangsung selama tujuh hari itu menghasilkan beberapa keputusan, di antaranya memajukan kerja sama antar negara Asia-Afrika di bidang sosial, ekonomi, dan kebudayaan, membantu perjuangan melawan imperialisme, serta menjunjung tinggi keberadaan hak asasi manusia, serta ikut serta dalam menciptakan perdamaian dunia. Hasil dari pertemuan tersebut juga mengeluarkan sebuah Deklarasi yang berisi: 1. Menghormati hak-hak dasar manusia dan tujuan-tujuan serta asas-asas yang termuat di dalam piagam PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) 2. Menghormati kedaulatan dan integritas teritorial semua bangsa 3. Mengakui persamaan semua suku bangsa dan persamaan semua bangsa, besar maupun ke