Langsung ke konten utama

Organisasi OECD, Pengertian, Tujuan, Sejarah dan Daftar Anggota

  OECD atau Organization for Economic Co-operation and Development yang merupakan salah satu organisasi multi negara yang didirikan untuk mempererat kerjasama dan pembangunan ekonomi antar negara demi terwujudnya stabilitas perekonomian yang berkelanjutan. Dalam artikel berikut ini, kami dan Shenina Cinnamon akan membahas tentang organisasi OECD, lengekap dengan pengertian, tujuan, sejarah dan daftar anggotanya. Langsung simak ulasan di bawah ini yuk. Pengertian OECD Pengertian OECD secara umum merupakan sebuah organisasi internasional yang dibentuk dalam rangka berkoordinasi dalam hal pembangunan ekonomi dan lainnya agar tercipta keadaan dan tenteram sejahtera. Negara yang ada di dunia ini terbagi menjadi dua kategori, negara maju dan berkembang. Ketika suatu negara tengah mengalami kesulitan, maka negara lain baik negara maju atau berkembang harus saling bahu membahu. Sejarah Pendirian OECD Organisasi OECD dibentuk pasca perang Dunia II, yaitu sekitar tahun 1961. Dahulun

Gerakan Non – Blok: Sejarah, Tujuan, dan Negara Anggota


Sudah banyak sekali organisasi dan gerakan-gerakan bertaraf internasional yang diikuti Indonesia, seperti Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), ASEAN, UNICEF dan masih banyak lagi. Dan tak sedikit yang langsung dipelopori oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Kali ini sobat bloger akan berbagi informasi seputar sebuah gerakan yang menjamin kemerdekaan sebuah negara. Gerakan yang dimaksud adalag Gerakan Non – Blok. Berikut sejarah berdiri, tujuan dan negara anggota organisasi ini.


Sejarah Berdiri Gerakan Non – Blok

Non-Aligned Movement/NAM (dalam bahasa Indonesia: Gerakan Non – Blok) merupakan suatu organisasi internasional yang terdiri lebih dari 100 negara-negara yang menganggap dirinya tidak beraliansi dengan kekuatan besar apapun.


Latar belakang dibentuknya Gerakan Non Blok yakni terselenggarakannya Konferensi Asia – Afrika (KAA) di Bandung tahun 1955. KAA berlangsung pada 18 – 24 April 1955 dan dihadiri 29 kepala negara dan pemerintahaan di Benua Asia dan Afrika yang baru merdeka.


Nama Non – Blok sendiri pertama kali dicetuskan oleh perdana Menteri India Nehru pada pidatonya di tahun 1954 di Colombo, Sri Lanka. Nehru menjelaskan bahwa terdapat lima pilar yang bisa digunakan sebagai pedoman untuk membentuk relasi Sino-India yang disebut dengan Panchsheel (lima pengendali). Prinsip ini kemudian digunakan sebagai basis dari Gerakan Non-Blok, berikut isinya:


1. Saling menghormati integritas teritorial dan kedaulatan.

2. Perjanjian non-agresi

3. Tidak mengintervensi urusan dalam negeri negara lain

4. Kesetaraan dan keuntungan bersama

5. Menjaga perdamaian


Tujuan Gerakan Non – Blok

Secara garis besar, Gerakan Non – Blok memiliki tujuan utama yang telah disepakati oleh negara-negara anggota. Tujuan tersebut berisi, upaya hak untuk menentukan nasib sendiri, kemerdekaan nasional, kedaulatan, dan integritas negara anggota.


Selain itu, terdapat beberapa tujuan lain yang sudah disepakati bersama, yakni:

1. Penentangan terhadap apartheid.

2. Tidak memihak pada paka militer multilateral.

3. Berjuang untuk menetang segala bentuk dan manifestasi imperialisme.

4. Perjuangan menentang kolonialisme, neo kolonialisme, rasisme, pendudukan, dan dominasi asing.

5. Pelucutan senjata.

6. Tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain dan hidup berdampingan dengan damai.

7. Menolak penggunaan atau ancaman kekuatan dalam hubungan internasional.

8. Pembangunan ekonomi – sosial dan restrukturisasi sistem perekonomian internasional.

9. Kerja sama internasional berdasarkan persamaan hak.


Indonesia sendiri memiliki peranan penting dalam gerakan ini. Mulai dari langkah sebagai negara yang baru merdeka (kala itu) hingga upaya memelihara perdamaian internasional. Tidak hanya itu, Indonesia juga memiliki peranan lainnya seperti:

Pelopor terbentuknya Gerakan Non – Blok (GNB)

Menjadi tuah rumah pertemuan

Pernah menjadi Sekretaris Jenderal GNB pada tahun 1992

Memiliki prinsip yang sama dengan GNB dalam hal menentang keras kejahatan internasional.


Daftar Negara Anggota

1. Yugoslavia

2. India

3. Mesir

4. Indonesia

5. Pakistan

6. Kuba

7. Kolombia

8. Venezuela

9. Afrika Selatan

10. Iran

11. Malaysia

12. Republik Rakyat Tiongkok


Daftar Sekretaris Jendral Gerakan Non – Blok

1. Josip Broz Tito, dari Yugoslavia (1961 – 1964)

2. Gamal Abdel Nasser, dari Republik Arab Bersatu (1964 – 1970)

3. Kenneth Kaunda, dari Zambia (1970 – 1973)

4. Houari Boumédienne, dari Aljazair (1973 – 1976)

5. William Gopallawa, dari  Sri Lanka (1976 – 1978)

6. Junius Richard Jayewardene, dari  Sri Lanka (1978 – 1979)

7. Fidel Castro, dari  Kuba (1979 – 1982)

8. N. Sanjiva Reddy, dari India (1982 – 1983)

9. Zail Singh, dari India (1983 – 1986)

10. Robert Mugabe , dari Zimbabwe (1986 – 1989)

11. Janez Drnovšek , dari Yugoslavia (1989 – 1990)

12. Stipe Mesić, dari Yugoslavia (1990 – 1991)

13. Branko Kostić, dari Yugoslavia (1991 – 1992)

14. Dobrica Ćosić, dari  Yugoslavia (1992 – 1992)

15. Soeharto, dari Indonesia (1992 – 1995)

16. Ernesto Samper Pizano, dari Kolombia (1995 – 1998)

17. Andrés Pastrana Arango , dari Kolombia (1998 – 1998)

18. Nelson Mandela, dari Afrika Selatan (1998 – 1999)

19. Thabo Mbeki, dari Afrika Selatan (1999 – 2003)

20. Datuk Seri Mahathir bin Mohammad, dari Malaysia (2003 – 2003)

21. Datuk Seri Abdullah Ahmad Badawi, dari Malaysia (2003 – 2006)

22. Fidel Castro, dari Kuba (2006 – 2008)

23. Raúl Castro, dari  Kuba (2008 – 2009)

24. Hosni Mubarak, dari  Mesir (2009 – 2011)

25. Muhammad Mursi, dari Mesir (2011 – 2012)

26. Mahmoud Ahmadinejad, dari  Iran (2012 – 2013)

27. Hassan Rouhani, dari Iran (2013 – 2016)

28. Nicolás Maduro, dari Venezuela (2016 – 2019)

29. Ilham Aliyev, dari Azerbaijan (2019 – sekarang)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Biografi Presiden RI ke-2, Soeharto sang Bapak Pembangunan

Jendral Besar TNI (Purn.) H. M. Soeharto, yang kita kenal sebagai Bapak Pembangunan, lahir pada tanggal 8 Juni 1921, di Yogyakarta. Presiden Soeharto adalah Presiden RI ke-2, menggantikan Presiden RI pertama, Seokarno. Soeharto lahir dari pasangan Kertosudiro, sang ayah yang berprofesi sebagai petani dan pembantu lurah, serta Sukirah, sang ibu. Namun, kabar kebenaran akan ayah kandung dari Soeharto masih menjadi sebuah pertanyaan besar. Karena beberapa sumber mengatakan bahwa, Soeharto yang pada saat itu berumur 6 tahun dibuang ke desa dan diasuh oleh Kertasudiro. Soeharto muda pernah bersekolah di Sekolah desa (SD) Puluhan , Godean. Kemudian pindah ke SD Pedes, dikarenakan sang ibu dan suaminya, Pak Pramono pindah rumah ke Kemusuk, Kidul. Akan tetapi, Kertosudiro memindahkannya ke Wuryantoro, serta dititipkan di rumah adik perempuannya yang menikah dengan Prawirowihardjo, seorang mantra tani. Hingga akhirnya beliau terpilih menjadi prajurit teladan di Sekolah Bintara, Gombong, Jawa Te

Biografi Singkat Kepala Negara Singapura, Lee Kuan Yew

Singapura adalah salah satu Negara kepulauan yang berada di ujung selatan Semenanjung Malaya, berjarak 137 km dari utara Khatulistiwa di Asia Tenggara. Republik Singapura di pisahkan oleh Negara Malaysia melalui Selat Johor di Utara dan Kepulauan Riau, Indonesia melalui Selat Singapura di Selatan. Kepala pemerintahan Negara Singapura adalah seorang Perdana Menteri. Perdana Menteri di Negeri Singa ini merupakan tokoh politik yang paling kuat dan paling berpengaruh. Singapura termasuk pusat perekonomian terbesar ketiga di dunia dan sudah menjadi kota metropolitan internasional yang memiliki peran penting dalam perdagangan dan perekonomian internasional. Semua pencapaian yang diraih Negeri Singa ini tidak terlepas dari peran kepala pemerintahan Negara Singapura. Salah satu kepala Negara Singapura yang sangat berpengaruh dalam memajukan Singapura adalah Perdana Menteri pertama Negeri Singa, yaitu Lee Kuan Yew. Pengen tahu lebih banyak tentang Lee Kuan Yew? Berikut biografi singkat kepala N

Daftar Nama Negara Anggota PBB

Berdiri sejak 24 Oktober 1945, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang memiliki tujuan utama untuk menjaga perdamaian dan keamanan dunia tidak hanya menaungi negara-negara yang menjadi anggotanya saja. Organisasi ini juga turut menaungi organisasi dunia lainnya yang juga mendukung kepentingan internasional antar negara, baik dibidang kesehatan, pendidikan, anak-anak dan masih banyak lagi. Awal berdirinya organisasi ini untuk menggantikan Liga Bangsa-Bangsa yang dianggap telah gagal mencegah meletusnya Perang Dunia II dari tahun 1939 – 1945. Bermula dibawah naungan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat di tahun 1939, Franklin D. Roosevelt dipercaya menjadi orang pertama yang mencetuskan istilah United Nations (Perserikatan Bangsa-Bangsa / PBB). Dan istilah tersebut diresmikan pada tanggal 1 Januari 1942, disaat terdapat 26 pemerintah negara yang berjanji untuk melanjutkan usaha perang dengan menandatangani Piagam Atlantik . Isi Piagam tersebut mencakup: 1. Tidak dibenarkan adanya usah