Langsung ke konten utama

Organisasi OECD, Pengertian, Tujuan, Sejarah dan Daftar Anggota

  OECD atau Organization for Economic Co-operation and Development yang merupakan salah satu organisasi multi negara yang didirikan untuk mempererat kerjasama dan pembangunan ekonomi antar negara demi terwujudnya stabilitas perekonomian yang berkelanjutan. Dalam artikel berikut ini, kami dan Shenina Cinnamon akan membahas tentang organisasi OECD, lengekap dengan pengertian, tujuan, sejarah dan daftar anggotanya. Langsung simak ulasan di bawah ini yuk. Pengertian OECD Pengertian OECD secara umum merupakan sebuah organisasi internasional yang dibentuk dalam rangka berkoordinasi dalam hal pembangunan ekonomi dan lainnya agar tercipta keadaan dan tenteram sejahtera. Negara yang ada di dunia ini terbagi menjadi dua kategori, negara maju dan berkembang. Ketika suatu negara tengah mengalami kesulitan, maka negara lain baik negara maju atau berkembang harus saling bahu membahu. Sejarah Pendirian OECD Organisasi OECD dibentuk pasca perang Dunia II, yaitu sekitar tahun 1961. Dahulun

Sejarah G20, Tujuan, dan Manfaatnya Untuk Indonesia

 


G20 merupakan kepanjangan dari Group of Twenty. G20 sendiri adalah forum kerja sama multilateral yang terdiri dari 19 negara dan satu kawasan ekonomi, Uni Eropa.  

G20 ini merepresentasikan lebih dari 60 persen populasi bumi, 75 persen perdagangan global, dan 80 persen PDB dunia.  Anggota G20 terdiri dari Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, Republik Korea, Rusia, Perancis, Tiongkok, Turki, dan Uni Eropa.

Fokus G20 umumnya mencakup perekonomian dunia dan isu-isu penting yang terkait dengannya. Isu-isu tersebut a.l. reformasi Bank Dunia dan IMF, perubahan iklim, energi global, dampak demografis hingga masalah populasi.

Sejarah G20

sejarah G20 berawal dari tahun 1999 sebagai sebuah pertemuan para menteri keuangan dan gubernur Bank Sentral. Saat itu, pertemuan dimaksudkan untuk membahas kebijakan dalam rangka mencapai stabilitas keuangan internasional. Forum ini sebagai upaya untuk mencari solusi atas kondisi ekonomi global yang dilanda krisis keuangan global tahun 1997-1999. 

Pertemuan ini melibatkan negara-negara berpenghasilan menengah dan memiliki pengaruh ekonomi sistemik, termasuk Indonesia. Sembilan tahun kemudian, tepatnya pada 14-15 November 2008, para pemimpin negara-negara G20 berkumpul untuk KTT G20 yang pertama di Amerika Serikat. 

Pada kesempatan itu, para pemimpin negara mengoordinasikan respons global terhadap dampak krisis keuangan yang terjadi di AS saat itu dan sepakat untuk mengadakan pertemuan lanjutan.

Tujuan G20

G20 didirikan pada tahun 1999 atas inisiasi kelompok G7. Forum multilateral ini dibentuk sebagai tanggapan atas beberapa krisis ekonomi dunia. Para menteri keuangan dan gubernur bank sentral yang terlibat saat itu hanya fokus bagaimana mencari solusi untuk mengatasi krisis atau isu di seputar kebijakan fiskal dan moneter global. 

Seiring perkembangannya, tujuan G20 kini adalah mewujudkan pertumbuhan global yang kuat, berkelanjutan, seimbang, dan inklusif.  Sejak 2008, G20 telah bersidang sedikitnya sekali setahun, dengan pertemuan puncak yang melibatkan kepala pemerintahan atau negara masing-masing anggota, menteri keuangan, menteri luar negeri, dan pejabat tinggi lainnya. 

Sementara itu, Uni Eropa diwakili oleh Komisi Eropa dan Bank Sentral Eropa. Tidak hanya pejabat kenegaraan, forum ini juga diikuti oleh negara-negara lain, organisasi internasional, dan organisasi non-pemerintah diundang khusus untuk menghadiri KTT. Adapun, IMF dan Bank Dunia adalah lembaga yang diundang rutin dan permanen dalam perhelatan G20.

Manfaat G20 Untuk Indonesia

Melalui forum G20 tersebut, Indonesia berkesempatan mendorong upaya kolektif dunia mewujudkan kebijakan yang dapat mempercepat pemulihan ekonomi global secara inklusif. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa G20 adalah momentum untuk menjaga Kawasan Indo Pasifik yang netral, sebab pertumbuhan ekonominya yang relatif tinggi, dan ini adalah eranya untuk Asia.

Dari aspek ekonomi, beberapa manfaat langsung yang diproyeksikan dapat tercapai dengan menjadi Presidensi G20 (terutama jika pertemuan dilaksanakan secara fisik) antara lain adalah peningkatkan konsumsi domestik hingga Rp1,7 triliun, penambahan PDB nasional hingga Rp7,4 triliun, dan pelibatan UMKM dan penyerapan tenaga kerja sekitar 33 ribu di berbagai sektor.

Selain aspek ekonomi, Sekretaris Menteri Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengungkapkan dalam presidensi G20, Indonesia memiliki keistimewaan dalam menentukan agenda setting, termasuk isu apa yang diangkat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Biografi Presiden RI ke-2, Soeharto sang Bapak Pembangunan

Jendral Besar TNI (Purn.) H. M. Soeharto, yang kita kenal sebagai Bapak Pembangunan, lahir pada tanggal 8 Juni 1921, di Yogyakarta. Presiden Soeharto adalah Presiden RI ke-2, menggantikan Presiden RI pertama, Seokarno. Soeharto lahir dari pasangan Kertosudiro, sang ayah yang berprofesi sebagai petani dan pembantu lurah, serta Sukirah, sang ibu. Namun, kabar kebenaran akan ayah kandung dari Soeharto masih menjadi sebuah pertanyaan besar. Karena beberapa sumber mengatakan bahwa, Soeharto yang pada saat itu berumur 6 tahun dibuang ke desa dan diasuh oleh Kertasudiro. Soeharto muda pernah bersekolah di Sekolah desa (SD) Puluhan , Godean. Kemudian pindah ke SD Pedes, dikarenakan sang ibu dan suaminya, Pak Pramono pindah rumah ke Kemusuk, Kidul. Akan tetapi, Kertosudiro memindahkannya ke Wuryantoro, serta dititipkan di rumah adik perempuannya yang menikah dengan Prawirowihardjo, seorang mantra tani. Hingga akhirnya beliau terpilih menjadi prajurit teladan di Sekolah Bintara, Gombong, Jawa Te

Biografi Singkat Kepala Negara Singapura, Lee Kuan Yew

Singapura adalah salah satu Negara kepulauan yang berada di ujung selatan Semenanjung Malaya, berjarak 137 km dari utara Khatulistiwa di Asia Tenggara. Republik Singapura di pisahkan oleh Negara Malaysia melalui Selat Johor di Utara dan Kepulauan Riau, Indonesia melalui Selat Singapura di Selatan. Kepala pemerintahan Negara Singapura adalah seorang Perdana Menteri. Perdana Menteri di Negeri Singa ini merupakan tokoh politik yang paling kuat dan paling berpengaruh. Singapura termasuk pusat perekonomian terbesar ketiga di dunia dan sudah menjadi kota metropolitan internasional yang memiliki peran penting dalam perdagangan dan perekonomian internasional. Semua pencapaian yang diraih Negeri Singa ini tidak terlepas dari peran kepala pemerintahan Negara Singapura. Salah satu kepala Negara Singapura yang sangat berpengaruh dalam memajukan Singapura adalah Perdana Menteri pertama Negeri Singa, yaitu Lee Kuan Yew. Pengen tahu lebih banyak tentang Lee Kuan Yew? Berikut biografi singkat kepala N

Daftar Nama Negara Anggota PBB

Berdiri sejak 24 Oktober 1945, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang memiliki tujuan utama untuk menjaga perdamaian dan keamanan dunia tidak hanya menaungi negara-negara yang menjadi anggotanya saja. Organisasi ini juga turut menaungi organisasi dunia lainnya yang juga mendukung kepentingan internasional antar negara, baik dibidang kesehatan, pendidikan, anak-anak dan masih banyak lagi. Awal berdirinya organisasi ini untuk menggantikan Liga Bangsa-Bangsa yang dianggap telah gagal mencegah meletusnya Perang Dunia II dari tahun 1939 – 1945. Bermula dibawah naungan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat di tahun 1939, Franklin D. Roosevelt dipercaya menjadi orang pertama yang mencetuskan istilah United Nations (Perserikatan Bangsa-Bangsa / PBB). Dan istilah tersebut diresmikan pada tanggal 1 Januari 1942, disaat terdapat 26 pemerintah negara yang berjanji untuk melanjutkan usaha perang dengan menandatangani Piagam Atlantik . Isi Piagam tersebut mencakup: 1. Tidak dibenarkan adanya usah