Langsung ke konten utama

Organisasi OECD, Pengertian, Tujuan, Sejarah dan Daftar Anggota

  OECD atau Organization for Economic Co-operation and Development yang merupakan salah satu organisasi multi negara yang didirikan untuk mempererat kerjasama dan pembangunan ekonomi antar negara demi terwujudnya stabilitas perekonomian yang berkelanjutan. Dalam artikel berikut ini, kami dan Shenina Cinnamon akan membahas tentang organisasi OECD, lengekap dengan pengertian, tujuan, sejarah dan daftar anggotanya. Langsung simak ulasan di bawah ini yuk. Pengertian OECD Pengertian OECD secara umum merupakan sebuah organisasi internasional yang dibentuk dalam rangka berkoordinasi dalam hal pembangunan ekonomi dan lainnya agar tercipta keadaan dan tenteram sejahtera. Negara yang ada di dunia ini terbagi menjadi dua kategori, negara maju dan berkembang. Ketika suatu negara tengah mengalami kesulitan, maka negara lain baik negara maju atau berkembang harus saling bahu membahu. Sejarah Pendirian OECD Organisasi OECD dibentuk pasca perang Dunia II, yaitu sekitar tahun 1961. Dahulun

Biografi Presiden RI ke-2, Soeharto sang Bapak Pembangunan


Jendral Besar TNI (Purn.) H. M. Soeharto, yang kita kenal sebagai Bapak Pembangunan, lahir pada tanggal 8 Juni 1921, di Yogyakarta. Presiden Soeharto adalah Presiden RI ke-2, menggantikan Presiden RI pertama, Seokarno.


Soeharto lahir dari pasangan Kertosudiro, sang ayah yang berprofesi sebagai petani dan pembantu lurah, serta Sukirah, sang ibu. Namun, kabar kebenaran akan ayah kandung dari Soeharto masih menjadi sebuah pertanyaan besar. Karena beberapa sumber mengatakan bahwa, Soeharto yang pada saat itu berumur 6 tahun dibuang ke desa dan diasuh oleh Kertasudiro.


Soeharto muda pernah bersekolah di Sekolah desa (SD) Puluhan , Godean. Kemudian pindah ke SD Pedes, dikarenakan sang ibu dan suaminya, Pak Pramono pindah rumah ke Kemusuk, Kidul. Akan tetapi, Kertosudiro memindahkannya ke Wuryantoro, serta dititipkan di rumah adik perempuannya yang menikah dengan Prawirowihardjo, seorang mantra tani.


Hingga akhirnya beliau terpilih menjadi prajurit teladan di Sekolah Bintara, Gombong, Jawa Tengah pada tahun 1941. Dan resmi menjadi anggota TNI pada tanggal 5 Oktober 1945. Pada tanggal 26 Desember 1947, Soeharto resmi melepas masa lajang, dengan menikahi seorang anak pegawai Mangkunegara, yang dilangsungkan di Solo. Istri Soeharto bernama Siti Hartinah.


Dari pernikahannya tersebut, mereka dikarunai 6 putra dan putri. Nama anak Soeharto, yakni Siti Hardiyanti Hastuti, Sigit Harjojudanto, Bambang Trihatmodjo, Siti Hediati Herijadi, Hutomo Mandala Putra dan Siti Hutami Endang Adiningsih.


Perjalanan karir Bapak Pembangunan ini di dunia militer terbilang panjang, begitu juga dengan politiknya. Dimulai dari tentara KNIL berpangkat sersan, dilanjutkan menjadi Komandan PETA, lalu kemudian resimen dengan pangkat Mayor dan Komandan Batalyon berpangkat Letnan Kolonel.


Jendral Besar H. M. Soeharto telah berhasil memimpin pasukannya saat merebut kembali kota Yogyakarta dari tangan Belanda, pada tahun 1949. Selain menjadi pemimpin pasukan, Presiden RI ke-2 ini juga pernah menjadi Pengawal Panglima Besar Sudirman dan pernah juga menjadi Panglima Mandala (masa pembebasan Irian Barat).


Meletusnya G-30-S/PKI, di tanggal 1 Oktober 1965, membuat Soeharto mengambil alih pimpinan Angkatan Darat. Beliau juga dikukuhkan menjadi Pangad, serta ditunjuk sebagai Pangkopkamtib oleh Presiden pertama, Soekarna.


Di bulan Maret 1966, Jenderal Soeharto menerima Surat Perintah 11 Maret dari Presiden Soekarno. Di dalam surat tersebut, Beliau ditugaskan mengembalikan kemanan dan ketertiban serta mengamankan ajaran-ajaran Pemimpin Besar Revolusi Bung Karno.


Akibat pergerakan G-30-S/PKi, membuat situasi politik yang semakin memburuk, dengan segera dilaksanakannya sidang istimewa MPRS pada 1967. Dimana keputusan sidang tersebut menunjuk Bapak Pembangunan ini sebagai Pejabat Presiden.


Kemudian Beliau dikukuhkan menjadi Presiden RI ke-2 pada Maret 1968. Masa jabatan Soeharto dimulai dari 12 Maret 1967 – 21 Mei 1998. Kemudian Soeharto mengundurkan diri pada tanggal 21 Mei 1998. Selama menjabat sebagai Presiden RI ke-2, Nama Kabinet Soeharto adalah Kabinet Pembangunan.



Terlepas dari masa jabatannya sebagai orang pertama di Republik Indonesia, dikabarkan Soeharto meninggal pada Minggu, 27 Januari 2006, setelah mendapatkan perawatan selama 24 hari dirumah sakit Pusat Pertamina, Jakarta Selatan.


Beliau meninggal pada pukul 13:10, diusia 87 tahun. Dan Makan Soeharto berlokasi di Astana Giribangun, Karanganyar, Jawa Tengah.


Itulah sekilas Biografi Presiden RI ke-2, Soeharto sang Bapak Pembangunan. Semoga melalui Blog ini bisa menambah informasi yang kamu butuhkan. Sehingga kamu bisa lebih mengenal sosok Presiden RI ke-2 ini. Sampai ketemu di Blog-blog selanjutnya. See you…

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Biografi Singkat Kepala Negara Singapura, Lee Kuan Yew

Singapura adalah salah satu Negara kepulauan yang berada di ujung selatan Semenanjung Malaya, berjarak 137 km dari utara Khatulistiwa di Asia Tenggara. Republik Singapura di pisahkan oleh Negara Malaysia melalui Selat Johor di Utara dan Kepulauan Riau, Indonesia melalui Selat Singapura di Selatan. Kepala pemerintahan Negara Singapura adalah seorang Perdana Menteri. Perdana Menteri di Negeri Singa ini merupakan tokoh politik yang paling kuat dan paling berpengaruh. Singapura termasuk pusat perekonomian terbesar ketiga di dunia dan sudah menjadi kota metropolitan internasional yang memiliki peran penting dalam perdagangan dan perekonomian internasional. Semua pencapaian yang diraih Negeri Singa ini tidak terlepas dari peran kepala pemerintahan Negara Singapura. Salah satu kepala Negara Singapura yang sangat berpengaruh dalam memajukan Singapura adalah Perdana Menteri pertama Negeri Singa, yaitu Lee Kuan Yew. Pengen tahu lebih banyak tentang Lee Kuan Yew? Berikut biografi singkat kepala N

Daftar Nama Negara Anggota PBB

Berdiri sejak 24 Oktober 1945, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang memiliki tujuan utama untuk menjaga perdamaian dan keamanan dunia tidak hanya menaungi negara-negara yang menjadi anggotanya saja. Organisasi ini juga turut menaungi organisasi dunia lainnya yang juga mendukung kepentingan internasional antar negara, baik dibidang kesehatan, pendidikan, anak-anak dan masih banyak lagi. Awal berdirinya organisasi ini untuk menggantikan Liga Bangsa-Bangsa yang dianggap telah gagal mencegah meletusnya Perang Dunia II dari tahun 1939 – 1945. Bermula dibawah naungan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat di tahun 1939, Franklin D. Roosevelt dipercaya menjadi orang pertama yang mencetuskan istilah United Nations (Perserikatan Bangsa-Bangsa / PBB). Dan istilah tersebut diresmikan pada tanggal 1 Januari 1942, disaat terdapat 26 pemerintah negara yang berjanji untuk melanjutkan usaha perang dengan menandatangani Piagam Atlantik . Isi Piagam tersebut mencakup: 1. Tidak dibenarkan adanya usah